Penting tapi ga Penting...
Just a small scrawl

The relationship we have with somebody is not invariable. You should realize that the world is rotating, and everything inside it changes as the time pass by. We meet and we part, but we never know to whom, at where, and when it should be. Maybe someone out there you don’t even know about is the one u’ll fall in love with, maybe someone you just laughed with today will leave you tomorrow, or maybe somebody you called “friend” now will be your enemy in the future.

We have our own life and dream to pursue. YOU DON’T HAVE OTHER’S LIFE ! You met with everyone you had known just because both of your life intersect, or become parallel to each other. There should be a fork between them,somewhere, and someday. So be ready for hurting and being hurted, for leaving and being left, and…for teaching and being taught.

Cuz that’s the way this life should be.  

                        

                                                ***************

**by someone who sometimes loves the solitude cuz tired of the complexities of human relationship ;p    

Ps: *Sorry for bad english 

‘Knowledge cannot substitute for friendship. I would rather be an idiot rather than lose you
- by patrick to spongebob -
jadi nagasaki itu dimana???
gw: iya gus. rencananya gw mau keliling kyushu. jadi nanti kita ktemuan disana yoo
agus: hooo...emang tachta mw kemana aja? ntar ke kousen saya ga?
gw : ga k kurume gus. tapi yahh paling sih ke fukuoka ato ke nagasaki
agus: EMANG NAGASAKI ITU DI KYUSHU YA?
gw: &%$%%'&''(&$#$%"$%##%
haduh si agus ini butuh berapa abad tinggal di kyushu sih biar sadar kalo nagasaki itu sepulau sama tempat tinggalnya =="
Paris, France
One of places I dream  to visit before I die 
I AM GOING THERE SOMEDAY….for sure

Paris, France

One of places I dream  to visit before I die 

I AM GOING THERE SOMEDAY….for sure

Being adult = ….???

Baru 1 bulan mengemban angka usia berkepala 2, saya masih tidak percaya bahwa saya sudah sampai pada tahap usia se”tua”ini.

 

Saya masih ingat betul, ketika saya masih berusia 7 atau 8 tahun, saya selalu iri melihat orang yang lebih tua dari saya. Saat itu saya menganggap orang dewasa sangat mapan, intelek, tidak terkungkung oleh omelan orang tua, dan bebas melakukan apa saja. Saya ingin cepat besar dan tumbuh menjadi dewasa.

 

Namun sekarang? Apa saya harus merasa bangga bahwa saya sudah berusia 20 tahun? Tentu saja saya sangat bersyukur karena masih diberi kesempatan oleh Tuhan karena masih dapat berdiri di dunia ini selama 20 tahun.

 

Namun terlepas dari itu, saya sadar, bahwa saya sudah memasuki fase “kehidupan”  sesungguhnya. Saya harus bisa menyelesaikan masalah saya sendiri tanpa rengekan dan tangisan seperti saat saya menginginkan es krim saat saya masih kecil. Saya tidak dapat lagi bermain dengan hati yang benar- benar “lepas” lagi sekarang, sebab yang saya takuti bukan bentakan orang tua saya ketika saya berbuat salah, bukan juga hukuman guru saya saat saya tidak menyelesaikan pekerjaan rumah.

 

Yang saya takuti sekarang adalah diri saya sendiri, takut akan masa depan yang sudah siap menyambut saya, takut apakah saya bisa mencapai tujuan saya, dan takut apakah saya bisa bertahan ketika semua masalah hadir menumpuk dihadapan saya.

 

dan baru sekarang lah saya sadar, menjadi dewasa itu bukanlah hal yang sangat ringan seperti bayangan saya saat saya masih kecil. Menjadi dewasa itu tuntutan ketika umur kita bertambah. Menjadi dewasa itu pilihan yang harus kita pilih walaupun prosesnya sangat melelahkan. Menjadi dewasa itu menuntun kita terus berpikir.

 

Menjadi dewasa itu sulit.


Kalau saya tahu mejadi dewasa itu sekompleks ini, saat saya masih kecil, saya tidak akan mau menjadi dewasa.


  

 dan sekarang, saya ingin kembali menjadi anak- anak lagi.

Juhachikippu„,
accidentally found my travel stuff in my desk drawer. I MISS TRAVELLING so bad !! wanna get out of my room now and go to somewhere to refresh my mind….

Juhachikippu„,

accidentally found my travel stuff in my desk drawer. I MISS TRAVELLING so bad !! wanna get out of my room now and go to somewhere to refresh my mind….

Doa Malam Ini

Tuhan…

Kalau di hari- hari sebelumnya saya berdoa sebagai seorang pelajar

Yang memohon agar mendapat nilai bagus saat test

Malam ini saya berdoa sebagai seorang pemuda bangsa

Yang memohon agar negeriku lepas dari kesedihan

 

Tuhan„,

Kalau di hari- hari sebelumnya saya minta keselamatan untuk diri saya

Malam ini saya berdoa untuk keselamatan seluruh anak bangsa di negeri saya

 

Tuhan„,

Saya sadar, belakangan ini Kau sedang menguji kami terus- menerus

Kau letuskan sebuah gunung di pulau jawa sana, dan kau goncangkan ombak besar di kepulauan sebelah barat negeri saya

Saya sadar, bahwa kami mungkin memang patut mendapat semua ujian tersebut

Meningat betapa tak terhitungnya dosa yang telah kami perbuat, di atas tanah yang dimana kau limpahkan karunia-Mu yang luar biasa


Ya, saya sangat sadar kami bukanlah bangsa yang pandai bersyukur

 

Namun Tuhan…

Saya sadar, bahwa segala sesuatunya sudah Engkau rancang  jauh sebelum engkau menciptakan kami, manusia

Dan saya pun sadar, bahwa tiada yang mustahil bagi- Mu, dan tiada seorang pun yang dapat menebak apa rencana sempurna-Mu berikutnya

Maka izinkan lah kali ini saya menunduk kepala saya

Seraya berdoa untuk negeri saya di sana

Sebagai seorang pemuda bangsa…

Bukan sebagai seorang pelajar

 

Hanya malam ini…

 

By tachta

 

*Selamat hari sumpah pemuda.

Dimanapun kita berada, semoga semangat merah putih masih berkobar di dada kita.

 

 

peristiwa alarm wc

oke, sekarang gw akan bercerita tentang ke-norak-an gw akan canggihnya wc di jepang.

saat itu gw lagi “nambang emas” di wc college gw. karena terliat lebih besar dan lebih “cozy”, gw memilih wc yg dilengkapi alat2 khusus orang cacat. luasnya emang 2 kali wc biasa, tapi dengan “fitur2” aneh yg melengkapi wc itu, gw jadi agak ga ngerti kalo mw nyiram harus pencet tombol apa.

berdasarkan pengalaman gw pup di wc yang emang buat org cacat, biasanya sih tombolnya selalu dipasang disamping tempat untuk “menambang”, lalu sambil mendengus lega karena tugas menambang hari ini sudah tuntas dicampur agak telernya gw mencium aroma “emas” gw sendiri, gw memencet tombol yg ada di tembok persis di samping gw, tanpa melihat apa yg tertulis di tombol tersebut.

pas gw pencet, gw menunggu sesaat, tapi kok ga ada air yg keluar. tentu aja gw sebel, jgn2 nih wc rusak lagi. mood gw tambah buruk saat mendengar suara bising2 diluar, macem alarm gtu, ada apaa sih diluar, mungkin ada kebakaran? soalnya anak2 juga jadi ribut2 gtu.

bodo amat lah mw ada apapun diluar sana, yg penting beresin masalah disini dulu, pikir gw.

lalu gw pun mencoba meneliti tombol tersebut, dan ASTAGHFIRULLAHALLADZIM, ternyata tombol yg gw kira buat nyiram air itu malah bertuliskan

” TOMBOL ALARM ( JIKA PERLU BANTUAN )”

JEGERRRRR….

seketika terkuaklah misteri tentang keributan yg terjadi diluar sana.

*****

gw pun berusaha untuk tidak panik. dan mencoba memasang tampang cool saat keluar wc. ( saat itu alarm untungnya sudah berhenti ). namun tampaknya anak2 tidak tau bunyi apa yang menimbulkan keributan tadi. dan gw pun mendengar percakapan 2 anak laki2 sepintas:

A: suara apa ya barusan? bising banget.

B: tau deh,kayaknya ada koslet listrik deh, ato ga dr alarm kebakaran kali tuh…

A: ada2 aja lah. sampe ribut2 diluar gtu. gw tadi lagi tidur pules jadi kebangun

Gw :………. ( melintasi mereka dengan masih memasang tampang sok cool)

                ******************************************

hiduplah dengan apa adanya kamu, maka teman akan datang dengan sendirinya

yaa„,ternyata ga perlu berusaha ini itu buat dapetin teman. sebab teman itu bukan uang ataupun nilai ujian, yang harus dikejar dan diraih. sosok teman akan muncul dengan sendirinya. dan kita ga perlu jadi orang lain buat dapetin teman. just be your self, lalu pasti kamu akan dapet teman yang cocok denganmu…

Kenapa saya takut, padahal saya ga bersalah….
by my self
Yaa….kenapa kadang2 saya takut tanpa alasan yang jelas ??? kenapa kadang2 kita takut pada sesuatu yang ga harus kita takuti. padahal yang kita perlu cuma melangkah maju, meyakini apa yang kita pegang yang kita sebut “prinsip”…